Cara aktifkan KIS di Mobile JKN jadi solusi praktis buat kamu yang pengen akses layanan kesehatan gratis tanpa ribet.
Faktanya, per Desember 2023, sekitar 54 juta peserta JKN-KIS nonaktif karena berbagai alasan, seperti menunggak iuran atau perubahan data.
Dengan fitur terbaru di aplikasi JKN Mobile, kamu bisa reaktivasi KIS langsung dari HP tanpa perlu antre di kantor BPJS.
Prosesnya cepat dan mudah, memastikan kamu tetap terlindungi dan bisa berobat gratis kapan saja.
Jadi, yuk kita bahas cara aktifkan KIS di Mobile JKN dengan mudah.
Cara Aktifkan Kartu KIS di Mobile JKN yang Non-Aktif
Sekarang kamu bisa aktifkan kembali KIS lewat aplikasi Mobile JKN tanpa perlu ribet datang ke kantor BPJS Kesehatan.
KIS ini penting banget buat kamu yang butuh akses layanan kesehatan dengan biaya ringan atau bahkan gratis, tergantung kelas yang kamu pilih.
Jadi, kalau tiba-tiba KIS nonaktif, segera aktifkan lagi biar gak pusing pas butuh berobat.
Yuk, ikuti langkah-langkah cara aktifkan kartu KIS di Mobile JKN di bawah ini!
1. Masuk ke Perubahan Data Peserta

Pertama, buka aplikasi Mobile JKN dan login pakai akun yang sudah tersambung dengan kartu BPJS kamu.
Kalau BPJS kamu gak aktif, biasanya akan muncul keterangan seperti “Anggota keluarga non-aktif” atau “Kartu keluar kemauan sendiri”. Itu artinya KIS kamu perlu diaktifkan lagi.
Di halaman utama, cari dan masuk ke menu “Perubahan Data Peserta”.
Di sini, bakal muncul data pribadi kamu.
Pastikan semua data benar dan cek bagian “Segmen Peserta” untuk lanjut ke tahap berikutnya.
2. Cek Pergantian Status

Kalau kamu sebelumnya pekerja kantoran (pegawai swasta) tapi sekarang sudah tidak bekerja di sana, maka status BPJS kamu otomatis berubah menjadi Pekerja Mandiri.
Jangan khawatir, ini cuma perubahan administratif aja.
Langsung aja klik tombol “Selanjutnya”, lalu baca Syarat & Ketentuan yang muncul.
Kalau setuju, centang persetujuan dan klik “Selanjutnya” lagi.
3. Aktifkan Auto Debit

Supaya BPJS tetap aktif tanpa perlu bayar manual tiap bulan, sistem bakal minta kamu mengaktifkan auto debit.
Auto debit ini sistem pembayaran otomatis yang langsung memotong saldo dari rekening bank atau dompet digital kamu setiap bulan.
Jadi, kamu gak perlu takut lupa bayar iuran BPJS.
Di sini, pilih metode pembayaran yang tersedia, misalnya pakai rekening bank seperti BRI, BNI, Mandiri, atau non-bank seperti dompet digital yang sudah bekerja sama dengan BPJS.
Contohnya, kalau pakai Bank BRI, kamu bakal melihat ketentuan khusus dari bank tersebut.
Baca baik-baik, centang setuju, lalu klik “Selanjutnya”.
4. Daftarkan Auto Debit

Sekarang, saatnya daftar auto debit sesuai dengan bank yang kamu pilih tadi.
Tiap bank punya tampilan dan langkah yang sedikit berbeda, tapi intinya kamu hanya perlu mengikuti instruksi yang muncul di layar.
Biasanya, kamu akan diminta untuk memasukkan nomor rekening atau akun dompet digital, lalu melakukan verifikasi OTP atau PIN.
Setelah selesai, auto debit kamu bakal aktif, dan tagihan BPJS bisa langsung dipotong tiap bulan tanpa ribet.
5. Pilih Kelas

BPJS Kesehatan punya tiga kelas layanan yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial:
- Kelas 1: Biaya iuran paling tinggi, tapi fasilitas kamar rawat inap lebih nyaman (1 kamar untuk 2-4 orang).
- Kelas 2: Harga lebih terjangkau dibanding kelas 1, fasilitas kamar standar (1 kamar untuk 3-5 orang).
- Kelas 3: Ini yang paling murah! Cocok buat yang ingin layanan BPJS dengan biaya rendah. Tapi, fasilitasnya lebih sederhana (1 kamar bisa untuk 6 orang atau lebih).
Pilih kelas sesuai dengan kondisi keuangan dan kebutuhan kamu. Setelah itu, masukkan PIN sebagai verifikasi akhir.
6. Mulai Lakukan Pembayaran

Sekarang, status kartu kamu bakal berubah dari “Keluar Kemauan Sendiri” menjadi “Penangguhan Pembayaran”.
Artinya, kamu harus membayar iuran bulan ini sesuai kelas yang tadi dipilih supaya KIS bisa kembali aktif.
Langsung lakukan pembayaran via bank atau dompet digital, dan setelah pembayaran berhasil, keterangan di kartu BPJS kamu akan hilang.
Selamat! KIS kamu sudah aktif kembali dan siap digunakan untuk keperluan medis kapan saja, dan sekarang kamu udah tahu cara aktifkan KIS di Mobile JKN kapanpun kamu mau!
Tips Tambahan:
- Pastikan saldo di rekening atau dompet digital selalu cukup biar auto debit gak gagal.
- Simpan bukti pembayaran setiap kali transaksi BPJS buat jaga-jaga.
- Kalau ada kendala saat aktivasi, bisa hubungi call center BPJS Kesehatan di 165.
Mudah banget, kan? Yuk, langsung cek status KIS kamu di Mobile JKN sekarang juga!
Apa Itu KIS dan Kenapa Bisa Non-Aktif

KIS atau Kartu Indonesia Sehat adalah jaminan kesehatan dari pemerintah yang memungkinkan pemegang kartu mendapatkan layanan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) atau rumah sakit rujukan.
KIS ini berbeda dengan BPJS Mandiri, karena lebih ditujukan untuk masyarakat yang didaftarkan oleh pemerintah, seperti:
- Orang miskin dan rentan yang terdaftar dalam PBI (Penerima Bantuan Iuran).
- Veteran, lansia, dan kelompok tertentu yang ditanggung pemerintah.
- Pegawai perusahaan yang mendapat BPJS dari kantor.
Kenapa KIS Bisa Nonaktif?
Berdasarkan data BPJS Kesehatan, ada jutaan peserta yang statusnya berubah jadi nonaktif setiap tahunnya.
Penyebab utama:
- Pindah pekerjaan → Kalau kamu sebelumnya pegawai dan sekarang tidak bekerja di tempat yang sama, status BPJS-mu bisa berubah.
- Menunggak pembayaran → Kalau kamu bayar BPJS sendiri tapi lupa atau telat bayar, kartu bisa dinonaktifkan.
- Keluar dari kepesertaan PBI → Kalau pemerintah tidak lagi menanggung biaya KIS-mu karena perubahan status ekonomi.
Kalau sudah nonaktif, otomatis gak bisa dipakai buat berobat. Makanya, penting banget buat segera aktifkan kembali!
Syarat Sebelum Aktivasi KIS di Mobile JKN
Sebelum mulai proses aktivasi lagi seperti yang udah disebutkan di atas, pastikan kamu sudah memenuhi beberapa syarat berikut:
- Punya aplikasi Mobile JKN versi terbaru (download di Play Store/App Store).
- Punya akun dan bisa login ke Mobile JKN.
- Status BPJS nonaktif karena perubahan status peserta, bukan karena denda besar.
- Siapkan rekening bank atau e-wallet buat pembayaran auto debit BPJS.
Kalau semua sudah siap, langsung kita eksekusi dengan langkah yang udah disebutkan di atas dengan mudah!
Keuntungan Kembali Mengaktifkan KIS di Mobile JKN

Oke, mungkin keliatannya agak ribet karena harus daftar auto debit dan ngurus status BPJS.
Tapi percaya deh, ngaktifin lagi KIS itu worth it banget!
Kenapa? Nih, ada keuntungan yang bakal bikin kamu mikir ulang kalau masih malas aktifin BPJS-mu!
- Bisa Berobat Tanpa Keluar Banyak Uang.
Kalau BPJS-mu aktif, kamu bisa berobat gratis di fasilitas kesehatan yang bekerja sama. Gak perlu mikirin biaya dokter, rawat inap, atau obat yang mahal. Pokoknya, kesehatan aman, dompet juga gak jebol! - Proteksi Finansial, Gak Takut Bangkrut.
Kamu tau gak? Biaya operasi usus buntu tanpa BPJS bisa tembus Rp10 jutaan! Kalau BPJS aktif, semua biaya itu bisa ditanggung. Jadi, kamu gak perlu panik kalau tiba-tiba sakit dan butuh perawatan serius. - Gak Perlu Ribet ke Kantor BPJS.
Dulu, kalau BPJS nonaktif, kita harus antri berjam-jam di kantor BPJS buat aktifin lagi. Sekarang? Cukup pakai Mobile JKN dari rumah, semua bisa beres dalam beberapa menit! Simple banget, kan? - Punya Perlindungan Jangka Panjang.
Jangan cuma mikirin kesehatan sekarang, tapi juga masa depan! Dengan BPJS yang aktif, kamu punya perlindungan seumur hidup selama kamu terus bayar iurannya. Jadi, gak perlu takut kalau suatu saat butuh perawatan mahal. - Bisa Pilih Kelas Perawatan Sesuai Budget.
Gak semua orang butuh fasilitas VIP di rumah sakit. Dengan BPJS, kamu bisa pilih kelas 1, 2, atau 3 sesuai kondisi keuangan. Mau lebih murah? Kelas 3 aja! Tapi kalau mau lebih nyaman, kelas 1 juga oke. - Bebas dari Denda Menumpuk.
Kalau BPJS nonaktif terlalu lama, nanti bisa kena denda tunggakan yang makin numpuk. Bayangin harus bayar semua itu sekaligus—nyesek banget! Makanya, mending aktifin lagi sekarang sebelum makin berat bayarnya. - Bisa Dipakai Kapan Saja Kalau Darurat.
Gak ada yang tau kapan kita bakal sakit atau kecelakaan, kan? Kalau BPJS aktif, kamu bisa langsung ke rumah sakit atau puskesmas tanpa ribet mikirin biaya. Ini penting banget buat perlindungan diri dan keluarga! - Bisa Dipakai Buat Keluarga Juga.
Kalau kamu punya anggota keluarga yang ikut BPJS dalam satu KK, mereka juga bakal terlindungi. Jadi, bukan cuma kamu yang aman, tapi juga orang tua, pasangan, dan anak-anak kamu. Keluarga sehat, hati tenang! - Gak Perlu Takut Tagihan Rumah Sakit Membengkak.
Tanpa BPJS, rawat inap di rumah sakit bisa bikin kantong jebol! BPJS menanggung biaya rumah sakit sesuai kelas yang dipilih. Jadi, kamu gak bakal kaget pas lihat tagihan perawatan di akhir. - Bisa Lebih Tenang & Fokus ke Kesehatan.
Kesehatan itu mahal, tapi lebih mahal lagi kalau kamu gak punya proteksi. Dengan BPJS yang aktif, kamu bisa lebih fokus menjaga kesehatan tanpa takut biaya perawatan. Pokoknya, hidup lebih tenang dan bebas worry!
Jadi, masih mikir dua kali buat aktifin KIS lagi? Keuntungan yang kamu dapetin jauh lebih besar daripada ribetnya proses aktivasi!
Ingat, kesehatan itu investasi, bukan beban.
Daripada nanti panik pas butuh, mending aktifkan sekarang dan nikmati perlindungannya!
Gimana? Udah siap aktifin BPJS sekarang?
Tips Mencegah BPJS Dinonaktifkan Lagi

Udah susah payah aktifin KIS lagi, jangan sampai kejadian kartu nonaktif terulang!
Banyak yang gak sadar kalau BPJS mereka bisa tiba-tiba mati gara-gara hal sepele.
Nah, biar aman terus, coba ikutin tips dan trik ini!
- Jangan Sampai Telat Bayar Iuran.
Iuran BPJS itu sifatnya wajib, kayak langganan Netflix tapi lebih penting! Kalau telat bayar sebulan, status masih aman, tapi kalau nunggak 3 bulan? Langsung nonaktif! Jadi, pastikan selalu bayar tepat waktu, minimal sebelum tanggal 10 tiap bulannya. - Pakai Auto Debit Biar Gak Lupa Bayar.
Kadang sibuk, kadang lupa, dan akhirnya BPJS mati. Solusi paling gampang? Aktifin auto debit! Jadi, setiap bulan sistem langsung motong saldo tanpa perlu ribet transfer manual lagi. - Jangan Ganti Nomor HP & Email Sembarangan.
BPJS sering ngirim info penting via SMS atau email. Kalau nomor atau email kamu udah gak aktif, gimana mau dapat pemberitahuan? Jadi, pastikan selalu update data kontak di aplikasi Mobile JKN. - Pastikan Saldo di Rekening Selalu Cukup.
Punya auto debit tapi saldo kosong? Sama aja bohong! Pastikan tiap bulan ada saldo yang cukup di rekening, biar iuran BPJS ke-debit otomatis tanpa gagal. - Jangan Sampai Keluar dari KK Tanpa Update BPJS.
Kalau kamu pindah KK atau ada perubahan anggota keluarga, jangan lupa update data di Mobile JKN! Banyak yang gak sadar kalau perubahan KK bisa bikin BPJS-nya tiba-tiba nonaktif. Jadi, selalu cek status kepesertaan secara berkala. - Kalau Pindah Kerja, Segera Update Status BPJS.
Dari karyawan jadi freelancer? Atau sebaliknya? Langsung update status di Mobile JKN biar BPJS tetap aktif! Kalau gak, kamu bisa kehilangan perlindungan karena datanya gak sinkron. - Manfaatin Fitur Cek Status di Mobile JKN.
Jangan cuma install aplikasi Mobile JKN doang, pakai juga fitur ‘Cek Status BPJS’ secara rutin! Dengan begitu, kamu bisa tahu kalau ada masalah sebelum terlambat. Lebih baik mencegah daripada ribet urus aktivasi ulang! - Jangan Nunggak Lama, Denda Bisa Bikin Pusing!
Kalau BPJS nonaktif terlalu lama, dendanya bisa numpuk gila-gilaan! Bahkan kalau kamu akhirnya mau aktifin lagi, kamu tetap harus bayar tunggakan sebelumnya. Jadi, lebih baik bayar tepat waktu daripada kena denda gede. - Jangan Keluar dari BPJS Kelas Mandiri Tanpa Rencana.
Banyak yang keluar dari kepesertaan mandiri dengan alasan “nanti daftar lagi aja”. Padahal, kalau keluar terus mau daftar ulang, prosesnya bisa lebih ribet! Jadi, pastikan kamu punya rencana matang sebelum keluar dari BPJS Mandiri. - Simpan Bukti Pembayaran Iuran Setiap Bulan.
Walaupun sistem BPJS udah canggih, kadang ada error yang bikin status kepesertaan tiba-tiba bermasalah! Jadi, biasakan selalu simpan bukti pembayaran iuran BPJS tiap bulan. Kalau ada kendala, kamu bisa langsung kasih bukti tanpa drama.
Udah paham, kan, gimana caranya biar BPJS kamu tetap aktif tanpa drama?
Intinya, bayar iuran tepat waktu, pakai auto debit, dan selalu update data kepesertaan!
Jangan sampai gara-gara malas cek status, kamu malah kena ribet sendiri.
Sekarang, tinggal praktikkan dan enjoy perlindungan BPJS tanpa worry!
Kesimpulan

Mengaktifkan kembali KIS di Mobile JKN ternyata super gampang!
Kamu hanya perlu cek status kepesertaan, konfirmasi perubahan data, aktifkan auto debit, pilih kelas BPJS, dan lakukan pembayaran pertama.
Dalam hitungan menit, KIS langsung aktif kembali tanpa perlu ke kantor BPJS!
Penting banget buat selalu cek status BPJS biar gak panik pas butuh. Dengan fitur auto debit, kamu juga bisa menghindari risiko lupa bayar.
Jadi, jangan sampai nanti pas sakit baru sadar KIS nonaktif! Langsung cek Mobile JKN sekarang juga dan aktifkan kembali BPJS kamu!
FAQ
Yes! Kamu bisa aktifin KIS yang nonaktif tanpa harus repot datang ke kantor BPJS Kesehatan. Cukup pakai aplikasi Mobile JKN, ikuti langkah-langkahnya, dan KIS-mu bakal aktif lagi dalam waktu singkat.
Biasanya, KIS nonaktif karena beberapa alasan, seperti nggak pernah dipakai berobat selama 6 bulan, perubahan status kepesertaan, atau data yang nggak sinkron. Makanya, penting buat rutin cek status KIS-mu biar selalu aktif dan siap dipakai.
Setelah kamu ikuti prosedur reaktivasi lewat Mobile JKN atau lapor ke Dinas Sosial, biasanya KIS-mu bakal aktif lagi dalam beberapa hari kerja. Pastikan semua data dan dokumen lengkap biar prosesnya cepet dan lancar.
KIS dari pemerintah sebenarnya berlaku seumur hidup, tapi bisa nonaktif kalau nggak dipakai selama 6 bulan atau ada perubahan status ekonomi. Jadi, rajin-rajinlah pakai KIS-mu dan selalu update data kepesertaan biar tetap aktif.
JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) adalah program pemerintah yang ngasih jaminan kesehatan buat seluruh rakyat Indonesia, dikelola sama BPJS Kesehatan. Peserta JKN ada yang iurannya dibayar pemerintah (PBI) dan ada yang bayar sendiri (non-PBI). Sementara, non-JKN biasanya merujuk ke asuransi kesehatan lain di luar program pemerintah.